Showing posts with label ideas. Show all posts
Showing posts with label ideas. Show all posts

Thursday, March 27, 2014

Urban Style


Kehidupan masyarakat perkotaan di era modern cenderung serba cepat dengan tingkat kesibukan yang sangat tinggi. Karena itulah, rumah menjadi tempat terbaik untuk beristirahat dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. Selain menjadi tempat beristirahat, rumah juga menjadi refleksi sang pemilik, dilihat dari desain yang mereka pilih sebagai sumber utama.


Elemen desain dan gaya desain menjadi faktor penting dalam menciptakan tempat tinggal yang harmonis dan sesuai dengan kepribadian sang pemilik. 

Desain yang baik juga mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Salah satu dari berbagai gaya desain yang ada adalah, Urban Style


Kenapa? Gaya ini sangat cocok bagi masyarakat perkotaan yang memiliki aktifitas yang tinggi. Gaya urban memiliki desain yang ringan, material serta warna yang terasa menyatu dengan alam yang dapat menghasilkan perasaan rileks dengan sentuhan desain moderen dan teknik pengerjaan yang canggih.
























Urban style sendiri diadaptasi dari filosofi Kaizen yang berasal dari Jepang. Filosofi ini mengutamakan keseimbangan, kestabilan, dan harmonisasi. 

Karena itulah, gaya urban biasanya mengutamakan kepraktisan dan menonjolkan fungsionalitas. 


Gaya ini ditandai dengan warna yang mencolok, bahan non tradisional, dan inovatif. Namun tetap memiliki nilai estetika yang tinggi.






Beberapa karakteristik gaya ini adalah:

1. Bentuk
Bentuk yang digunakan dalam gaya urban cenderung geometris dengan garis-garis lurus yang simpel dan tidak memiliki detail yang rumit.





2. Material
Material yang sering digunakan berbeda dengan material yang digunakan pada umumnya seperti, lantai beton, baja galvanis, dinding dan lantai semen, kulit binatang, kaca, stainless steel dan berbagai logam lainnya.






3. Warna
Warna yang sering dipakai adalah warna-warna alam. Sehingga walaupun mengadopsi gaya modern, tapi tetap mampu menyatu dengan alam dan menimbulkan perasaan rileks. Contoh warna-warna alam adalah, abu-abu, hitam, putih dan coklat.










Dry Garden


Kebanyakan orang menganggap berkebun atau memelihara taman di rumah adalah hal yang sulit dan merepotkan. 


Padahal kebun berpengaruh besar  dalam memberi niai estetis bagi keindahan  rumah tinggal anda, juga dapat melepas ketegangan dan stress dengan melihat indahnya kebun dan bunga di halaman anda.

Namun sekarang ada sebuah solusi taman yang tidak memerlukan banyak perawatan dan sedang trend di masyarakat, yaitu Dry Garden atau Taman Kering. Ini adalah  kebun yang cocok untuk daerah beriklim tropis. 





Teknik ini membuat tanaman mampu bertahan dengan pasokan air yang kurang dan mengatur jumlah air yang diberikan ketika musim hujan tiba. Tanaman akan tetap tumbuh secara alami, dan air yang digunakan pun akan maksimal efeknya bagi tanaman tersebut. 

Penggunaan tanaman yang minim dengan memperbanyak batu sehingga lebih mudah daam perawatannya Dan yang terpenting adalah taman kering ini sangat cocok bagi anda yang kurang telaten dalam merawat taman.
























Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memulai teknik ini:

1.  Sangat disarankan untuk memilih tanaman yang tidak memerlukan air dalam jumlah banyak, dan mampu bertahan dalam kondisi panas ketika kemarau. Contoh tanaman ini adalah, Lavender dan Thyme.


2. Tanah yang digunakan sebagai medium sebaiknya dibuat gembur secara merata, ini diperlukan agar air yang masuk ke dalam tanah mampu diterima akar tanaman sebanyak mungkin.



3. Air yang didapat dari hujan disimpan dalam tempat penampungan, agar dapat digunakan untuk menyiram tanaman-tanaman tersebut. Selain menghemat air, hal ini juga akan membuat kebutuhan air tanaman tercukupi.






















4. Rumput liar yang tumbuh akan mengurangi jumlah air untuk tanaman. Karena itu, pencabutan rumput liar sebaiknya dilakukan secara rutin dan berkala agar tanaman mampu tumbuh dengan baik.



5. Jarak tanaman yang terlalu rapat tidak baik bagi tanaman. Karena akan menggangu proses tumbuh dan proses penyerapan air yang terjadi di dalam tanah.




6. Kerikil akan memperindah tampilan taman. Selain itu, kerikil tidak akan bertebangan tertiup angin seperti pasir sehingga sangat cocok dijadikan penutup tanah di taman dan menjadi jalan setapak di taman.